By

csb6

Image result for tinkerbell hello gif

Haii Semuanyaaaaaa……..^^

Seperti biasa sebelum kita melakukan bimbingan diharuskan untuk membuat CSB. Pastinya sudah pada tau kan CSB itu apa. Dan CSB yang sekarang Dina buat ini adalah CSB Dina yang ke-enam dalam bimbingan skripsi. Dan seperti biasa juga Dina mau share perihal progres apa saja yang sudah Dina lakukan dalam seminggu ini.

Berikut adalah daftar kegiatan Dina yang sudah dilakukan :

Dalam SKuP Journal ini Dina sudah membuat semuanya sesuai ketentuan dalam membuat Jurnal beserta cerminya. Yang di beri waktu 3 hari untuk membuat jurnal. Dan berikut cermi yang Dina buat perihal jurnal.

  1. Template Jurnal
  2. Laporan Jurnal Dina
  3. Ceklis Jurnal Dina
  4. Referensi Jurnal Dina
  5. Jurnal Dina

SKuP JOURNAL – Dina Andriani

Update SKuP Dina kali ini, membuat laporan skripsi dengan memberikan gambar pada SKuP skripsi Dina, mengupdate strategi project LPPM, dan membuat beberapa cermi kegiatan yang sudah Dina lakukan.

Sehubungan dengan waktu yang sebentar lagi akan mendekati pengumpulan laporan. Maka dari itu Dina membuat tabel laporan skripsi Dina agar tertata rapih.

Dalam cermi ini Dina memberikan tutorial bagaimana membuat StatCounter pada iMe. Yang dimana pada statcounter tersebut akan terlihat laporan pengunjung setiap harinya pada iMe.

Sesuai dengan arahan dari Pak Yusup. Pak Yusup sebagai Stakeholder Skripsi Dina memberikan arahan dalam membuat formulir kinerja penelitian dan pengabdian dosen di pisah. Maka dari itu minggu kemarin Dina membuat Form Kinerja Penelitian Dosen dan menambahkan sub menu pada menu page Penelitian.

Pada bimbingan ke 6 ini Dina akan melakukan bimbingan laporan bersama pembimbing satu Dina yaitu Ka Indri.

Laporan BAB I – Dina Andriani

 

Pada bimbingan ke 6 ini Dina akan melakukan bimbingan laporan bersama pembimbing satu Dina yaitu Ka Indri.

Laporan BAB II – Dina Andriani

 

Pada bimbingan ke 6 ini Dina akan melakukan bimbingan laporan bersama pembimbing satu Dina yaitu Ka Indri.

Laporan BAB III – Dina Andriani

Berikut adalah kegiatan yang Dina lakukan minggu ini :
  • Mengembangkan Project LPPM
  • Target 20 Dosen untuk pengisian Data kinerja Dosen melalui Form Pengabdian Kinerja Dosen
  • Menjalankan Tri Dharma Widuri Wayang

 

 

 

By

Tugas 2 Business Intelligence

  1. Perbedaan antara data warehouse dan data mart adalah sebagi berikut:
  • Data warehouse merupakan gabungan dari beberapa data mart dan levelnya berada pada perusahaan atau organisasi.
  • Data mart merupakan bagian dari datawarehouse dan berada level departemen  pada perusahaan atau organisasi tersebut. Data mart menangani sebuah business proses,  misalkan penjualan, maka hanya proses penjualan saja yang ditangani pada data mart.

Data warehouse sendiri adalah database yang berisi data dari beberapa system operasional yang terintegrasi dan terstruktur sehingga dapat digunakan untuk mendukung analisa dan proses pengambilan keputusan dalam bisnis. Data warehouse didesain untuk kita bisa melakukan query secara cepat. Informasi diturunkan dari data lain, dilakukan rolling up untuk dijadikan ringkasan, dilakukan operasi drilling down untuk mendapatkan informasi lebih detail, atau melihat pola yang menarik atau melihat trend (kecenderungan).

Kemudian yang dimaksud data mart adalah lapisan akses dari data  warehouse lingkungan yang digunakan untuk mendapatkan data keluar bagi pengguna. Data mart adalah subset dari data warehouse yang biasanya berorientasi pada lini bisnis tertentu atau tim. Dalam beberapa penyebaran, masing-masing departemen atau unit bisnis dianggap sebagai pemilik data mart yang termasuk semua perangkat lunak, perangkat keras dan data.

Untuk lebih jelasnya perbedaan data warehouse dan data mart adalah sebagai berikut:

 

2. Apa kaitannya antara Data Mining dengan Sistem Informasi BI ?

Business intelligence, biasa disebut BI adalah teknologi yang menggunakan komputer yang berguna untuk mencari, menggali, dan menganalisis informasi dari data bisnis misalnya hasil penjualan suatu produk atau pendapatan/pengeluaran salah satu anak perusahaan.

Hasil keluaran dari teknologi BI dapat berupa tampilan lampau dari operasi bisnis, juga tampilan operasi bisnis saat ini, atau juga prediksi untuk operasi bisnis di masa depan. Fungsi umum yang biasa terdapat pada BI adalah reporting, online analytical processing, analytics, data mining, business performance management, benchmarking, text mining, dan predictive analytics.

BI menggunakan Data Warehouse untuk mengelola data-datanya dalam jumlah besar dan kemudian data tersebut dapat dimining. Namun tidak semua BI menggunakan Data Warehouse dalam mengelola data-datanya. Artinya tidak semua BI membutuhkan Data Warehouse dalam mengelola data-datanya.

BI bertujuan untuk memudahkan dan mendukung pembuatan keputusan pada operasi bisnis. Sistem BI tersebut dapat disebut juga Decision Support System (DSS). DSS memberikan bantuan manajemen dan perencanaan dari sebuah organisasi dan bisa membantu dalam membuat keputusan yang tidak dapat dibuat secara mudah oleh manusia. Misalnya keputusan yang sulit dispesifikasikan karena hal yang berkaitan dapat berubah secara acak.

Data Mining 

Teknologi yang digunakan untuk pengumpulan data berkembang dengan pesat. Perkembangan teknologi meningkatkan jumlah cara atau pintu masuknya data. Contoh ‘pintu’ tersebut adalah PC/laptop woth keyboard + mouse, barcode /QR code scanner, satellite, GPS, POS, dll. Banyaknya jumlah ‘pintu’ ini meningkatkan jumlah data yang dapat dikumpulkan.  Suatu organisasi sering dikatakan mengalami ‘data explosion’ atau ledakan data, karena data-nya yang sangat banyak, tapi knowledge yang dapat diperoleh secara langsung hanya sedikit. Sebenarnya mungkin ada lagi knowledge yang dapat ditarik dari data tersebut, namun untuk memperolehnya, data tersebut harus diolah lebih lanjut. Data mining ini-lah salah satu pengolahan untuk mendapatkan knowledge yang tersembunyi tersebut.

Definisi Data Mining
• JH: data mining digunakan untuk meng-extract interesting knowledge, mencari pattern, rules dan constraints yang tersembunyi
• DO: data mining digunakan unuk menganalisa data dalam jumlah besar

Namun, knowledge yang diambil dengan data mining, sebaiknya perlu dilihat lagi dengan seksama, karena
• asosiasi/hubungan yang terlihat dari beberapa kelompok data tidak semuanya adalah causality (sebab-akibat) atau trend
• mungkin ada kelainan data yang disebabkan oleh manusia dengan sengaja
• pola yang diperoleh berdasarkan data dari masa lalu (history), sehingga jangan langsung dipakai untuk mencari trend
Untuk mengimplementasikan data mining, ada beberapa hal yang harus dimiliki, yaitu
• centralized data, data tersimpan di database terpusat. Hal ini memudahkan pengolahan, karena sekali mengakses database server, dapat mengakses semua data yang perlu diolah
• business analytics tool, interface yang akan diakses untuk menganalisa proses bisnis yang berjalan. komponen ini juga sering disebut dengan dashboard atau business intelligence
• mining non-obvious information, pada data yang ada, terdapat informasi tersembunyi yang ingin dicari
• business process management (BPM). jika business intelligence biasanya diakses oleh pihak manajemen, BPM digunakan untuk melihat KPI (key process indicator, target yang harus dicapai) divisi atau pegawai.
knowledge yang berhasil diperoleh dengan data mining, dimanfaatkan lebih lanjut sebagai input dalam pembuatan keputusan (decision making) yang dibutuhkan dalam menentukan arah operasi organisasi. Untuk menghasilkan keputusan yang tepat, diperlukan knowledge yang tepat yang dapat diperoleh dengan cepat, pada waktu yang tepat, dan sesuai dengan konteks (right information at right time, right place, right person).

Penggunaan
Data mining biasanya digunakan untuk
• customer segmentation, misalnya konsumen usia 20-30 lebih menyukai kopi instan dari pada kopi hitam
• kemungkinan pembelian, misalnya konsumen yang membeli roti biasanya juga membeli selai
• customer profitability, misalnya
• mendeteksi penipuan/fraud
• customer attrition
• channel optimization
• asosiasi
• klasifikasi dan prediksi
• cluster analysis
• exception data analysis/outlier
• time series analysis/trend
dengan diberlakukannya SOX (sarbannes oxley) data mining juga dapat digunakan untuk mengontrol keanehan pada data, sehingga anomali dapat dengan mudah dan cepat dideteksi

By

Kecap

  • Pertanyaan :
  1. Mengapa kita perlu belajar atau memahami kecakapan antar personal?
  2. Kemampuan apa saja yang diperlukan agar seseorang itu memiliki kecakapan antar personal?
  3. Berikan definisi menurut pemahaman Anda sendiri yang dimaksud dengan “kecakapan antar personal” tersebut!
  4. Sebutkan kemampuan apa saja yang diperlukan setiap orang dalam berinteraksi?
  5. Seperti halnya manusia, binatang pun memiliki kemampuan berinteraksi dengan sesamanya. Hal apa saja yang membedakan berinteraksinya antara manusia dengan binatang, berikan penjelasannya!
  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti : 

JAWABAN!

  1. Karena dalam hidup keseharian hampir tidak mungkin manusia tidak berhubungan dengan orang lain. Sudah merupakan hukum alam bahwa manusia adalah amkhluk sosial, artinya manusia harus hidup bersama dengan manusia lainnya. Maka pada mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang kecakapan antar personal yang bertujuan orang beintrekasi dan berkomunikasi dengan pendeketan perilaku manusia berdasarkan kajian-kajian ilmiah dan juga membantu  mahasiswa dalam proses pengolahan informasi dalam diri dan bagaimana proses tersebut menjadi informasi. Dalam kecakapan antar personal ini akan mempelajari, diantaranya:

a.Kecakapan Berkomunikasi

b. Kecakapan Bekerjasama (Collaboration Skill)

c. Kecakapan Berpikir (Thinking Skill)

d. Kecakapan Mengenal Diri (Self-Awarness Skill)

e. Kecakapan Akademik (Academic Skill)

f. Kecakapan Vokasional / Kejuruan (Vocational Skill)

 

2.

 

 

3. Menurut saya, Kecakapan antar personal itu pengenalan diri yang ada pada diri kita sendiri sebagaimana yang pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang, dan lebih mantap. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Mengenal dari sisi baik buruk nya diri kita sendiri. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/kelebihan yang ada pada diri sendiri. Yang dimana dalam belajar mengenal diri anda memerlukan satu sifat yang sangat penting yaitu kejujuran. Dan pada perkuliahan ini diajarkan mata kuliah Kecakapan Antar Personal yakni mencoba memberi mahasiswa perbaikan pandangan, sikap, dan perilaku terhadap satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat melalui  Lingkungan Sosial, Interaksi Sosial, Sikap & Perilaku Sosial.

 

4. Kecakapan antar Personal adalah kemampuan atau keterampilan yang dimiliki masing-masing probadi atau seseorang. Inter Personal Skill, kemampuan berinteraksi dengan orang lain meliputi :

a. Kemampuan berkomunikasi

b. Kemampuan menjalin hubungan antar manusia (Human Relation)

c. Kemampuan memahami dan meningkatkan kepribadian diri dan orang lain

d. Kemampuan berpresentasi

e. Kemampuan berdiskusi

f. Kemampuan bernegoisasi

g. Kemampuan mempengaruhi orang lain

h. Kemampuan memotivasi diri dan orang lain

 

5. Perbedaan mendasar antara hewan dan manusia terletak pada adanya akal dan aturan hidup. Hewan tidak mempunyai aturan, sehingga ketika berperilaku pun hewan terbiasa hidup bebas, sebebas-bebasnya tanpa ada beban aturan. Sedangkan manusia mempunyai aturan, dimana segala perbuatan manusia itu terikat dengan hukum syara, tak bisa sebebas-bebasnya bertindak, karena manusia mempunyai aturan. Aturan yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Sekurang-kurangnya ada tiga hal yang membedakan manusia dengan hewan.

  • Pertama manusia bisa berfikir, hewan tidak
  • Kedua Manusia bisa tersenyum, hewan tidak
  • Ketiga manusia mempunyai rasa malu, hewan tidak
  • Semakin tipis tiga unsur itu ada dalam manusia, semakin tipis pula sifat kemanusiaannya. Semakin tergerus salah satu unsurnya, semakin dminan sifat hewaninya.

By

Project Web Programming | UAS

  • Pertanyaan : 

 

Petunjuk pengerjaan :

1. Silakan buat kelompok menjadi 5 orang.

2. silakan unduh , buka dan extra/files/945211/uas_pl901.zip dan letakan di dalam server anda.

3. Untuk struktur tabel dan isi database silakan Anda bukan folder database hasil anda extra file pada butir 2. Silakan import tabel tersebut kedalam database.

4. lanjutkan pekerjaan /lengkapi yang belum pada gambar diatas karena ada 7 tabel dari 8 Tabel yang belum bisa dibuat CRUD( create, read,update dan delete) maka tugas anda adalah melengkapi 7 Tabel yang berada di dalam database.

5. untuk mempercepat silakan kalian ikuti cara template yang sudah ada dan jangan merubah template yang sudah disediakan.

6. Jika sudah selesai silakan Temui Pak Ary untuk memberikan File hasil pekerjaan tersebut beserta isi didalam database dan Anggota Timnya.

7. Nilai Tugas mandiri dan UAS akan mendapatkan 100 jika berhasil mengabungkan View antar tabel dan ditampilkan didalam website. untuk racangan database dan relasi bisa di unduh/files/945211/MySQLSampleDatabaseSchema.pdf

8. Dikumpulkan paling telat setelah ujian UAS.

~Terima kasih & Selamat mengerjakan~

  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut bersama teman kelompok saya

 

1. Anggun Aditya Ningrum

2. Dina Andriani

3. Fitri Wulandari

4. Siti Aina Tasbiyah

 

  • Bukti : Sudah menyerahkan File Tugas Project Tersebut ke Ka Yuli

By

OrKom: Exercise Akhir Semester ORKOM-TL301

  • Pertanyaan : 

Jelaskan secara lengkap dan benar.

  1. Jalur transportasi informasi antara dua atau lebih alat-alat dalam sistem computer disebut ….
  2. Alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media disebut…
  3. Sebutkan beberapa alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dalam system computer.
  4. Terminal yang dihubungkan dengan pusat computer disebut …
  5. Alat yang digunakan untuk menerima input dalam system computer disebut …
  6. Program yang disimpan pada sebuah chip pada computer disebut …
  7. Media penyimpanan data yang paling lambat diakses adalah …
  8. Program awal yang secara otomatis dieksekusi pada komputer dan disimpan pada sebuah chip adalah …
  9. Tipe sistem operasi dimana user memberikan pekerjaan (job) yang akan dilakukannya ke operator, kemudian operator menumpukkan dan mengurutkan perkerjaan (job-job) tersebut untuk diproses disebut …
  10. Tipe sistem operasi dimana program berinteraksi secara langsung dengan hardware disebut …
  11. Directory file kernel pada sistem operasi Unix adalah …
  12. Sedangkan direktori file kernel pada sistem operasi Linux adalah …
  13. Fungsi sistem operasi dalam mengatur penggunan sumber daya system computer bagi pemakai disebut …
  14. Sebutkan sistem operasi untuk MiniComputer.
  15. Sebutkan beberapa komponen yang berada di dalam CPU.
  16. Sebutkan beberapa komponen dasar dalam organisasi computer.
  17. Fungsi sistem operasi untuk memudahkan penggunaan komputer oleh pengguna disebut …
  18. Program inti dari sistem operasi disebut …
  19. Memori yang dapat diakses paling cepat oleh processor adalah :
  20. System bus yang menghubungkan CPU, I/O module, main memory dan chipset Northbridge pada arsitektur Intel disebut …

 

  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti : 

 

JAWABAN!

  1. Transportasi informasi antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Ada 2 macam bus yaitu internal busdan external bus. Internal bus, yaitu bus yang menghubungkan antara CPU dengan memori utama. External bus yaitu, bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O
  2. Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin
  3. Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
  4. dumb terminal(terminal bisu)
  5.  Alat input (Input Device )
  6.  BIOS
  7.  Serial / Sequential Access Storage Device (SASD) Tidak dapat diaksessecara langsung diposisinya (harus sekuen, urut) ± Kapasitas lebihbesar, harga per bit informasi yang dapat direkam lebih murah, kecepatanlebih lambat berbanding DASD
  8. DOS
  9.  Queue
  10. Drivers
  11. Kernel merupakan program komputer yang mengatur permintaan akan input/output dari perangkat lunak, dan menerjemahkannya ke dalam instruksi-instruksi pada CPU, ataupun komponen elektronik lainnya dalam sebuah komputer. Kernel merupakan bagian yang sangat mendasar pada sistem operasi komputer masa kini.
  12. Boot
  13. Resource manager 
  14. Android 
  15. Motherboard, Processor, Memori (RAM), Harddisk (HDD), CD/DVD-Rom, Power Supply
  16. Teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, siatem memori, dan sinyal-sinyal kontrol.
  17. Interface
  18.  Kernel
  19. Register prosesor
  20. BUS PCI

 

 

By

IMK TL601B: Contoh Perancangan Multiple Windows

  • Pertanyaan : 

Mencari contoh min. 1 tampilan, dari setiap 10 jenis perancangan multiple windows.

  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti : 

JAWABAN!

1. Multiple monitors

  • Beberapa monitor digunakan untuk menampilkan informasi
  • Jarak antar monitor memperlambat pekerjaan

image

 

2. Rapid display flipping
Perpindahan diantara tampilan pada satu monitor secara otomatis atau dikendalikan pemakai.
Contohnya : slideshow foto

image

image

image

 

3. Splits displays
Tampilan dibelah untuk menampilkan dua bagian dokumen atau lebih.
Contoh : wordstar, wordperfect, lotus 123.

image

 

4. Fixed number, size, and place, and space-filling tiling

  • Tiling pembelahan tampilan sederhana
  • Jumlah, ukuran, dan posisi tile selalu sama

image

image

 

5. Variable size, place, and number, and space – filling tiling

  • Mulai dengan sebuah window besar
  • Ketika window kedua dibuka, potong window pertama secara horisontal atau vertikal, untuk menyediakan ruang bagi window kedua

image

 

6. Non – space – filling tiling

  • Tidak seluruh tampilan perlu ditutupi
  • Celah diantara tile diperbolehkan tetapi penumpukan tidak

image

image

 

 

7. Piles – of – tiles

  • Variasi dari strategi dasar tiling
  • Window dapat ditumpuk penuh seperti menumpuk ubin. Biasanya fixed size dan fixed position

image

 

 

8. Window zooming
Pemakai dapat memperluas ukuran window hingga selayar penuh dan kemudian memperkecilnya kembali ke ukuran semula, contoh :

image

image

 

 

9. Arbitary overlaps

  • Window dapat digerakkan ke titik manapun dari tampilan dan sebagian dapat berada di luar tampilan, terpotong oleh batas layar
  • Disebut juga sistem window dua setengah dimensi karena window seakan-akan mengapung diatas window lainnya
  • Kekurangannya mengaburkan bahan yang relevan dan meningkatkan beban housekeeping

image

 

 

10. Cascades
Aplikasi metafora ”tumpukan kartu” dengan mengurutkan window secara berundak dari atas ke kanan bawah atau dari kiri bawah ke kanan atas.

image

 

 

By

OrKom: Jelaskan permasalahan mutual exclusion yang timbul

  • Pertanyaan :

Jelaskan permasalahan mutual. exclusion secara lengkap dan berikan contoh kasusnya.

1. Deadlock.

2. Starvision.

  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti :

 

 

By

ORKOM: Jelaskan setiap pin arsitektur microprosessor pentium pro

  • Pertanyaan : Jelaskan setiap pin arsitektur microprocessor pentium pro disertai gambarnya.
  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti :

JAWABAN!

 

GENERASI KOMPUTER PENTIUM 1-4.

Pentium adalah generasi kelima dari arsitektur prosesor mikro x86 buatan Intel Corporation, yang desainnya dibuat oleh Vinod Dham. Pentium merupakan penerus dari jajaran prosesor 486, dan mulai dijual ke pasaran pertama kali pada tanggal 22 Maret  1993. Nama asli (kode) Pentium adalah 80586 atau i586, untuk mengikuti penamaan generasi sebelumnya.

Pentium merupakan prosesor pertama dari Intel yang menggunakan arsitektur superskalar, sehingga walaupun Pentium merupakan prosesor yang bersifat CISC, Pentium dapat bekerja seperti layaknya prosesor RISC, meskipun pada saat itu belum ada aplikasi yang mampu mengutilisasinya.

 

Prosesor Pentium Generasi Pertama

Prosesor Pentium generasi pertama, yang memiliki nama kode i586, P5, atau 80586 memiliki kecepatan 60 MHz dan 66 MHz. Prosesor ini dipaketkan pada paket Pin-Grid Array 273-pin yang ditancapkan pada Socket-4. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 800 nanometer. Karena ada 3100000 tabung vakum di dalamnya (sekarang digantikan fungsinya oleh transistor yang berukuran sepermiliar meter), prosesor ini pun terlihat bongsor karena untuk menetralisir panas yang dihasilkan diperlukan komponen tambahan. Akibatnya, prosesor ini hanya tersedia sebentar saja di pasaran. Prosesor ini pun menggunakan tegangan operasi yang sangat besar 5 volt, yang menyebabkannya ia boros daya (hingga 16 Watt), dan tentunya panas yang berlebih.

Gambar komputer dan prosesor Pentium 1

Prosesor Pentium Generasi Kedua

Prosesor Intel Pentium II ialah prosesor penerus Pentium Pro, yang dilengkapi dengan teknologi MMX  yang diluncurkan pertama kali pada Mei 1997. Sebelum diberi nama Pentium II, prosesor ini dikenal dengan codename Klamath.

Pentium II sebenarnya sama seperti Pentium Pro, dan prosesor generasi keenam dari keluarga P6 lainnya. Akan tetapi, desainnya yang agak radikal membuatnya menjadi pembeda. Dengan menggunakan teknologi 350 nanometer (0.35 mikron) dan 250 nanometer (0.25 mikron) dan dilengkapi dengan instruksi MMX, prosesor ini menjadi prosesor untuk mainstream setelah Pentium MMX, setelah Pentium Pro mengalami kegagalan pada kelas desktop dan laku hanya pada server.

Gambar komputer dan prosesor Pentium 2

Desain dudukan prosesornya dinamakan SECC (Single Edge Contact Cartridge), atau Slot-1. Cache Level-1 sebesar 32 KB terintegrasi pada die, akan tetapi cache Level-2 dimasukkan ke dalam cartridge, sehingga menyebabkan kecepatan L2 tidaklah seperti kecepatan prosesor, melainkan setengahnya. Kontak dengan motherboard pun beda. Dengan fisik seperti card adapter, Pentium II ini dibentuk, berbeda dengan kebanyakan CPU yang beredar waktu itu yang masih menggunakan ZIF socket-7. Inti prosesor Pentium II Klamath yang berjalan pada kecepatan 233 Mhz hingga 333 MHz dibuat dengan teknologi 0.35 mikron (350 nanometer). Akan tetapi inti prosesor Pentium II Deschutes, yang berlari pada kecepatan 333 Mhz hingga 450 Mhz menggunakan teknologi proses 0.25 mikron. Semua inti Pentium II didasarkan pada teknologi yang sama seperti Pentium Pro, dengan semua keungggulannya (kecuali L2 cache), dan terintegrasikannya instruksi MMX yang telah diperbaiki. Dengan semua keunggulan itu, chip pun menjadi semakin kecil, sehingga frekuensi semakin tinggi dan daya yang dibutuhkan pun menjadi lebih rendah, dan yang paling penting harganya yang lebih murah dibandingkan dengan Pentium Pro.

Intel hanya merilis Pentium II untuk pasar desktop saja, mengingat mereka juga membuat prosesor yang dibangun dengan teknologi yang sama dengan Pentium II yang dikhususkan untuk workstation dan server dengan nama Pentium II Xeon. Karenanya, pada Pentium II, tidak terdapat fitur multiprosesor, seperti halnya Pentium Pro. Lagipula, aplikasi yang benar-benar mengutilisasi banyak prosesor pada saat itu sangatlah sedikit pada segmen desktop, dan hanya tersedia pada beberapa aplikasi segmen server.

Prosesor ini adalah prosesor 32-bit. Meski ia memiliki address-bus sebesar 36-bit yang mampu mengalamati hingga 64 Gigabyte, limitasi pada arsitektur 32-bit menyebabkan prosesor ini hanya mampu mengalamati hingga 4 Gigabyte saja. Pengecualian terjadi pada sistem multiprosesor, yang dikonfigurasikan dalam mode NUMA (Non-Uniform Memory Access) di mana setiap prosesor memiliki jalur memorinya sendiri-sendiri. Dengan menggabungkan beberapa prosesor Pentium II (Xeon tentunya), batas 4 Gigabyte arsitektur 32-bit pun dapat dilewati.

 

 

Prosesor Pentium Generasi Ketiga

Pentium III adalah mikroprosesor  generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 26 Februari 1999  sebagai penerus prosesor Intel Pentium II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah prosesor berinstruksi CISC.

Pada masanya, prosesor ini sempat menempatkan diri sebagai prosesor tercepat sebelum AMD meluncurkan Athlon. Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 400 MHz (empat kali 100 MHz) hingga 1,4 GHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan peluncuran prosesor Pentium 4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga sempat kalah pamor.

Pentium III menggunakan slot (dikenal sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan induk, sama dengan Pentium II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin (dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133 MHz.

Prosesor ini sempat berevolusi beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium 4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut.

  • Katmai (generasi awal). Prosesor ini masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang dibangun menggunakan teknik pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatan cache prosesor tersebut adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM berkapasitas 512 KB.
  • Coppermine (generasi kedua). Prosesor ini mulai menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini adalah pada kecepatan cache yang setara dengan kecepatan prosesor, meski ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket PGA 370.
  • Tualatin (generasi ketiga). Prosesor ini dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz.

Pentium III memang hanya diluncurkan untuk komputer desktop dan mobile. Untuk mengatasi kebutuhan komputer server maupun workstation, Intel menyiasatinya dengan meluncurkan Pentium III Xeon. Semua prosesor tersebut mempunyai fitur-fitur antara lain:

  • Dukungan terhadap instruksi MMX (Multimedia Extension) dan SSE (Streaming SIMD Extension). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih gegas daripada prosesor yang tidak dilengkapi dengan SSE.
  • Seperti Pentium II, generasi pertama dari prosesor ini menggunakan antarmuka Dual Independent Bus (DIB) yang memisahkan antara bus prosesor dengan cache serta bus prosesor dengan bus memori. Inilah sebab mengapa kecepatan cache memorinya setengah dari kecepatan prosesor. Generasi kedua dan ketiga dari prosesor ini telah meningkatkan performa DIB yang digunakannya sehingga cache prosesornya menjadi setara dengan kecepatan prosesor.
  • Meski kontroversial karena masalah privasi, prosesor ini memiliki fitur nomor seri prosesor yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.

Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukung Pentium II. Papan induk dengan chipset Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaharuan BIOS. Adapun papan induk dengan chipset Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.

Prosesor ini dapat bekerja berdampingan dengan memori SDRAM PC-100, SDRAM PC-133, RDRAM PC-600, RDRAM PC-700, RDRAM PC-800, DDR-SDRAM PC-1600, DDR-SDRAM PC-2100 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya), dan Virtual Channel SDRAM (VC-SDRAM) PC-133 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya).

 

Gambar komputer dan prosesor generasi 3

Prosesor Pentium Generasi Keempat

Perkembangan processor Pentium 4 sebagai berikut :

  1. Intel® Pentium® 4 Processor

Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

  1. Intel® Xeon® Processor

Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

  1. Intel® Itanium® Processor

Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

  1. Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.

  1. Intel® pentium® M Processor

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

  1. Intel Pentium M 735/745/755 Processor

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

  1. Intel E7520/E7320 Chipsets

7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

  1. Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

  1. Intel Pentium D 820/830/840

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

  1. Intel Core 2 Quad Q6600

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )

  1. Intel Quad-core Xeon X3210/X3220

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

  1. prosesor core 2 quad terbaru

Prosesor dengan seri 6xx yang dikembangkan dengan basis Prescot dan dilengkapi fasilitas Hyper Threading (HT). Prosesor terbaru ini menambahkan L2 Cache menjadi 2 MB. Dalam seri ini adalah Intel memperkenalkan kemampuan ‘XD-bit’ atau ‘eXecute Disable’ bit, yakni suatu teknologi dengan menambahkan satu bit yang bila digunakan bersama dengan sistem operasi ‘Windows XP Service pack 2’ akan mencegah beberapa ‘worm’ atau virus yang menggunakan teknik ‘buffer overflow’ sehingga virus jenis ini tidak dapat bekerja dan tidak dapat menginfeksi sistem komputer yang menggunakan prosesor terbaru dari Intel ini.Fasilitas Intel Extended Memory 64 Technology (EM64T) adalah kemampuan melakukan processing 64 bit.

Gambar komputer dan prosesor Pentium 4

By

Jelaskan Teknik I/O terkait dengan pemrograman, intrupt driven, dan DMA.

  • Pertanyaan : 

Jelaskan Teknik I/O Terkait Dengan Pemrograman, Interupt Driven dan DMA(Direct Access Memory)?

Sebutkan sumbernya jika diambil dari internet: Web resmi atau artikel jurnal.

 

  • Status : Tercapai 100%
  • Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan baik
  • Bukti : 

JAWABAN!

Programmed I/O, Interrupt Driven I/O dan Direct Memory Access

  1. Programmed I/O

Pada I/O terprogram, data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU mengeksekusi program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung, seperti pemindahan data, pengiriman perintah baca maupun tulis, dan monitoring perangkat.

Kelemahan teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O selesai dilakukan modul I/O sehingga akan membuang waktu, apalagi CPU lebih cepat proses operasinya. Dalam teknik ini, modul I/O tidak dapat melakukan interupsi kepada CPU terhadap proses – proses yang diinteruksikan padanya. Seluruh proses merupakan tanggung jawab CPU sampai operasi lengkap dilaksanakan.

Terdapat empat klasifikasi perintah I/O, yaitu:

  1. Perintah Control

Perintah ini digunkan untuk mengaktivasi perangkat peripheral dan memberitahukan tugas yang diperintahkan padanya.

  1. Perintah Test

Perintah ini digunakan CPU untuk menguji berbagai kondisi status modul I/O dan peripheralnya. CPU perlu mengetahui perangkat peripheralnya dalam keadaan aktif dan siap digunakan, juga untuk mengetahui operasi – operasi I/O yang dijalankan serta mendeteksi kesalahannya.

  1. Perintah Read

Perintah pada modul I/O untuk mengambil suatu paket data kemudian menaruh dalam buffer internal. Proses selanjutnya paket data dikirim melalui bus data setelah terjadi sinkronisasi data maupun kecepatan transfernya.

  1. Perintah Write

Perintah ini kebalikan dari read. CPU memerintahkan modul I/O untuk mengambil data dari bus data untuk diberikan pada perangkat peripheral tujuan data tersebut.

Dalam teknik I/O terprogram, terdapat dua macam inplementasi perintah I/O yang tertuang dalam instruksi I/O, yaitu: memory-mapped I/O dan isolated I/O.

Dalam memory-mapped I/O, terdapat ruang tunggal untuk lokasi memori dan perangkat I/O. CPU memperlakukan register status dan register data modul I/O sebagai lokasi memori dan menggunakan instruksi mesin yang sama untuk mengakses baik memori maupun perangkat I/O. Konskuensinya adalah diperlukan saluran tunggal untuk pembacaan dan saluran tunggal untuk penulisan. Keuntungan memory-mapped I/O adalah efisien dalam pemrograman, namun memakan banyak ruang memori alamat.

Dalam teknik isolated I/O, dilakukan pemisahan ruang pengalamatan bagi memori dan ruang pengalamatan bagi I/O. Dengan teknik ini diperlukan bus yang dilengkapi dengan saluran pembacaan dan penulisan memori ditambah saluran perintah output. Keuntungan isolated I/O adalah sedikitnya instruksi I/O.

1

2

  1. Interrupt Driven I/O

Teknik interrupt – driven I/O memungkinkan proses tidak membuang – buang waktu. Prosesnya adalah CPU mengeluarkan perintah I/O pada modul I/O, bersamaan perintah I/O dijalankan modul I/O maka CPU akan melakukan eksekusi perintah – perintah lainnya. Apabila modul I/O telah selesai menjalankan instruksi yang diberikan padanya akan melakukan interupsi pada CPU bahwa tugasnya telah selesai.

Dalam teknik ini kendali perintah masih menjadi tanggung jawab CPU, baik pengambilan perintah dari memori maupun pelaksanaan isi perintah tersebut. Terdapat selangkah kemajuan dari teknik sebelumnya, yaitu CPU melakukan multitasking beberapa perintah sekaligus sehingga tidak ada waktu tunggu bagi CPU.

Pengolahan interupsi saat perangkat I/O telah menyelesaikan sebuah operasi I/O adalah sebagai berikut :

  1. Perangkat I/O akan mengirimkan sinyal interupsi ke CPU.
  2. CPU menyelesaikan operasi yang sedang dijalankannya kemudian merespon interupsi.
  3. CPU memeriksa interupsi tersebut, kalau valid maka CPU akan mengirimkan sinyal acknowledgment ke perangkat I/O untuk menghentikan interupsinya.
  4. CPU mempersiapkan pengontrolan transfer ke routine interupsi. Hal yang dilakukan adalah menyimpan informasi yang diperlukan untuk melanjutkan operasi yang tadi dijalankan sebelum adanya interupsi. Informasi yang diperlukan berupa:
  5. Status prosesor, berisi register yang dipanggil PSW (program status word).
  6. Lokasi intruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
  7. Kemudian CPU akan menyimpan PC (program counter) eksekusi sebelum interupsi ke stack pengontrol bersama informasi PSW. Selanjutnya mempersiapkan PC untuk penanganan interupsi.
  8. Selanjutnya CPU memproses interupsi sempai selesai.
  9. Apabila pengolahan interupsi selasai, CPU akan memanggil kembali informasi yang telah disimpan pada stack pengontrol untuk meneruskan operasi sebelum interupsi. Terdapat bermacam teknik yang digunakan CPU dalam menangani program interupsi ini, diantaranya :
  • Multiple Interrupt Lines.
  • Software poll.
  • Daisy Chain.
  • Arbitrasi bus.

Teknik yang paling sederhana adalah menggunakan saluran interupsi berjumlah banyak (Multiple Interrupt Lines) antara CPU dan modul – modul I/O. Namun tidak praktis untuk menggunakan sejumlah saluran bus atau pin CPU ke seluruh saluran interupsi modul – modul I/O.

Flowchart proses interupsi yang simpel :

3

  1. Direct Memory Access (DMA)

Teknik yang dijelaskan sebelumnya yaitu I/O terprogram dan Interrupt-Driven I/O memiliki kelemahan, yaitu proses yang terjadi pada modul I/O masih melibatkan CPU secara langsung. Hal ini berimplikasi pada :

  • Kelajuan transfer I/O yang tergantung pada kecepatan operasi CPU.
  • Kerja CPU terganggu karena adanya interupsi secara langsung.

Bertolak dari kelemahan di atas, apalagi untuk menangani transfer data bervolume besar dikembangkan teknik yang lebih baik, dikenal dengan Direct Memory Access (DMA).

Prinsip kerja DMA adalah CPU akan mendelegasikan kerja I/O kepada DMA, CPU hanya akan terlibat pada awal proses untuk memberikan instruksi lengkap pada DMA dan akhir proses saja. Dengan demikian CPU dapat menjalankan proses lainnya tanpa banyak terganggu dengan interupsi. Blok diagram modul DMA terlihat pada gambar berikut :

4

Konfigurasi Modul DMA :

56

Dalam melaksanakan transfer data secara mandiri, DMA memerlukan pengambilalihan kontrol bus dari CPU. Untuk itu DMA akan menggunakan bus bila CPU tidak menggunakannya atau DMA memaksa CPU untuk menghentikan sementara penggunaan bus. Teknik terakhir lebih umum digunakan, sering disebut cycle-stealing, karena modul DMA mengambil alih siklus bus.

Penghentian sementara penggunaan bus bukanlah bentuk interupsi, melainkan hanyalah penghentian proses sesaat yang berimplikasi hanya pada kelambatan eksekusi CPU saja. Terdapat tiga buah konfigurasi modul DMA seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Sumber :

 

By

Form Kinerja Pengabdian Dosen

 

Hallo Semuanyaaa……….^^